Home Paket Aqiqah

Paket Aqiqah

Aqiqah Jakarta

Pengertian AQIQAH

Aqiqah adalah proses kurban hewan yang lazim dilakukan didalam syariat Islam, proses aqiqah dilakukan sebagai bentuk dari rasa syukur umat Islam terhadap karunia dan rezeki yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas bayi yang telah dilahirkan. Menurut sebagian besar ulaman hukum dari aqiqah adalah sunah muakadah, dan ini adalah pendapat jumhur dari para ulama sesuai hadits.
Ada sebagian ulama memberikan pendapat bahwa aqiqah adalah penebus dalam artian proses aqiqah akan menjadikan lepasnya kekangan dari kaum jin yang mengikuti bayi sejak dia lahir.

Jasa Aqiqah

Pada umumnya banyak orang yang ingin menyelenggarakan proses aqiqah anaknya yang baru lahir tanpa ingin repot repot mulai dari memotong kambing sampai membagi bagikannya. Akan lebih sederhana bila proses aqiqah diserahkan kepada penyelenggara Jasa Paket Aqiqah yang berada di seputaran Jakarta.
Dengan menggunakan Jasa Aqiqah, maka anda akan cukup efesien dan dengan mudah dapat tersalurkan sesuai dengan yang membutuhkan.
Berikut ini kami berikan informasi untuk penyedia Jasa Paket Aqiqah di Jakarta terpercaya dan juga harga kambing paket Aqiqah yang berlaku di tahun 2020 sampai 2021.

Harga Kambing Aqiqah

Harga Kambing Aqiqah

Kambing Aqiqah Jantan

PAKET A
  1. Kambing Jantan Aqiqah Sesuai Syariat.
  2. 200 Tusuk Sate dan 60 Bungkus Gulai Kambing/
HARGA Rp.2.200.000
PAKET B
  1. Kambing Jantan Aqiqah Sesuai Syariat.
  2. 250 Tusuk Sate dan 80 Bungkus Gulai Kambing/
HARGA Rp.2.500.000
PAKET C
  1. Kambing Jantan Aqiqah Sesuai Syariat.
  2. 300 Tusuk Sate dan 100 Bungkus Gulai Kambing/
HARGA Rp.3.200.000

Kambing Aqiqah Betina

PAKET A
  1. Kambing Jantan Aqiqah Sesuai Syariat.
  2. 150 Tusuk Sate dan 60 Bungkus Gulai Kambing/
HARGA Rp.1.500.000
PAKET B
  1. Kambing Jantan Aqiqah Sesuai Syariat.
  2. 200 Tusuk Sate dan 80 Bungkus Gulai Kambing/
HARGA Rp.2.000.000
PAKET C
  1. Kambing Jantan Aqiqah Sesuai Syariat.
  2. 250 Tusuk Sate dan 100 Bungkus Gulai Kambing/
HARGA Rp.2.500.000

Syariat Aqiqah

Dalam kitabnya Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Ummu Karaz AlKa’biyah bahwasanya dia telah bertanya kepada Rasululla Sallahu Alaihi Wasallam tentang hal Aqiqah. Rasulullah kemudian bersabda, “Bagi anak laki-laki disembelihkan 2 ekor kambing dan untuk anak perempuan disembelihkan 1 ekor kambing, dan tidak akan membahayakan kamu sekalian, apakah sembelihan tersebut jantan atau betina.”
Dapat disimpulkan bahwasanya jika seseorang memiliki kemampuan untuk menyembelih 2 ekor kambing untuk Aqiqah anak laki-lakinya, maka oleh sebab itu ada baiknya ia melakukannya, akan tetapi jika dia tidak memiliki kemampuan maka 1 ekor kambing Aqiqah anak laki-lakinya juga diperbolehkan dan juga mendapatkan pahala.
Kata Aqiqah sendiri berasal dari bahasa Arab. Ditinjau secara etimologi, aqiqah berarti 'memutus'. 'Aqqa wilidayhi, yang artinya adalah jika ia memutus (tali silaturahmi) keduanya. Dalam istila inih, aqiqah memiliki arti "menyembelih kambing pada hari ke 7 (dihitung dari kelahiran seorang bayi) sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas karunia dan rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala berupa lahirnya seorang anak".
Aqidah adalah salah satu hal yang disyariatkan dalam Islam. Dalil-dalil yang menyebutkan hal ini, di antaranya, adalah hadits Rasulullah ﷺ"Setiap anak tertuntut dengan akikahnya?" lalu Ada juga hadits lain yang menyebutkan, "Anak laki-laki (akikahnya dengan 2 kambing) sedang anak perempuan (akikahnya) dengan 1 ekor kambing?" Status ketentuan hukum Aqiqah adalah sunnah.
Hal ini sesuai dengan mayoritas pandangan dari para ulama, seperti Imam Syafi'i, Imam Ahmad dan juga Imam Malik, dengan berdasarkan dalil serta hadits di atas. Para ulama itu tidak sependapat dengan sebagian yang mengatakan wajib, dengan menyatakan andaikata Aqiqah itu wajib, maka kewajiban tersebut akan menjadi suatu hal yang sangat diketahui oleh agama, dan seandainya Aqiqah itu wajib, maka rasulullah ﷺ juga pasti telah menerangkan kewajiban aqiqah tersebut.
Bagi seorang ayah atau orang tua yang memiliki kemampuan maka wajib melaksanakan sunnah ini sehingga dia mendapat pahala. Dengan syariat ini, dia dapat ikut serta dalam menyebarkan rasa cinta di kalangan masyarakat dengan mengundang para tetangga dan handai taulan di dalam walimah Aqiqah tersebut.

Hari Pelaksanaan Aqiqah

Hari Pelaksanaan Aqiqah seperti disunahkan sebaiknya dilaksanakan pada hari ke 7 dihitung dari kelahiran anak. Apanbila melewati dari hari tersebut, maka juga boleh dilaksanakan pada hari ke 14 dan apabila terlewatkan kembali, maka bisa dilaksananakan pada hari ke 21. Hal ini berdasarkan dari hadits Rasulullah.