Home Blog Contoh Cerpen singkat lucu

Contoh Cerpen singkat lucu

Flush

“September ceria.. september ceria..”, merdu suara Vina Panduwinata mengiringi minggu pagiku yang riang. Bagaimana tidak, di bulan September ini, aku akan pergi ke luar negeri! Akhirnya, apa yang aku impi-impikan sejak bertahun-tahun lamanya akan segera terwujud, tepat tiga hari dari sekarang.

“Maaa, kacamata hitam punya dede dimana yaa?” teriakku. Wah aku sibuk sekali beberapa hari ini, pokoknya aku akan pastikan perjalanan ini sempurna dan dipenuhi kisah luar biasa untuk ku tulis di website pribadiku.

Tujuh September, akhirnya hari ini datang juga. Berbekal koper ukuran kabin dan carrier 60 L, aku siap menjelajah Istanbul!

Deru jantungku berpacu, perjalanan berjam-jam menuju Doha untuk transit menjadi tak terasa. Aku sangat excited menonton di atas pesawat, duh, maklum saja, ini penerbangan pertamaku.

Akhirnya, pesawat pun mendarat di bandara Hamad International Airport, Doha, tepatnya di negara Qatar yang kaya akan minyak itu. Dengan menggeret koper merahku, lengkap dengan pakaian casual dan kacamata hitam kebangganku aku berjalan menuju terminal transit untuk menunggu penerbangan berikutnya ke Istanbul, Turki. Tapi.. ups, perutku berkontraksi, sepertinya ini gara-gara aku yang terlalu banyak makan di pesawat tadi. Dengan langkah setengah berlari, aku hampiri petugas bandara.

Excuse me sir, do you know where the toilet is?” tanyaku dengan terburu-buru pada petugas bandara, perutku sudah tidak dapat menunggu lebih lama lagi.

Setelah mendapatkan jawaban tentang dimana toilet berada, aku pun segera menuju toilet dengan setengah panik.

Tapi, masalah menghampiri lagi. Ini… kok toilet ini tak ada tombol flush ya? Setengah panik aku meraba-raba dinding-dinding toilet, barangkali ada tombol tersembunyi. Lima belas menit aku berusaha, tetap saja tombol flush itu tidak menampakkan diri.

Akupun berdiri, bangkit mengambil tissue di pojok toilet. “Srrrr” bunyi flush toilet terdengar. Oh my god, ternyata seluruh toilet di bandara ini memiliki flush otomatis.

Baiklah, saatnya aku menertawakan diri sendiri.