Mengungkap Rahasia Angka 114 dan 57

Pemilihan angka 114 (jumlah surat dalam Al-Qur’an) adalah luar biasa. Rasanya tidak dapat dipercaya ada manusia abad ke-7 yang mampu memikirkannya. Angka tersebut seperti kupu-kupu dimana sayapnya simetris sempurna, baik jenis warna, pola dan bentuk sayapnya sama. Sayap kiri 114 x 19 dan sayap kanan juga 114 x 19 sulit dimengerti ada pelajaran teologis tersusun seperti itu.

Angka 114 sebagai jumlah surat dan angka 6236 sebagai jumlah ayat secara keselurhan dalam Al-Qur’an memiliki makna matematis yang luar biasa. Allah Swt. memilih angka-angka tersebut dengan alasan tertentu. Faktanya kedua bilangan tersebut, dibuktikan oleh matematikawan, pemburu angka ajaib, sebagai The Magic Numbers. Karena jika disandingkan dari angka yang paling kecil ke angka yang lebih besar akan menghasilkan “efek bolak-balik” Bilangan 1146236 adalah 7 x 13 x 12596 dan jika dibalik dari kanan 6326411 merupakan 7 x 13 x 69521. Hasilnya efek bolak-balik, yaitu 12596 dan 69521.

Pada pelajaran satu dan dua bilangan 114 dan 6236 membentuk kripto tersendiri, yang menghasilkan pasangan surat 57 surat Homogen dan 57 surat Heterogen, yang dilengkapi sandi dengan bilangan prima angka 19, berlapis. Nah, sekarang ada pertanyaan dari seorang pembaca.

Apakah angka 114 memiliki keanehan tersendiri dalam matematik ?”

Jawabannya adalah Benar,
Ia memiliki karakter yang unik dalam matematika. Walaupun sepintas terlihat tidak ada sesuatu yang istimewa, ia adalah bilangan bulat positif biasa, bukan bilangan prima, dan bahkah bukan bilangan ganjil, sebagaimana yang ditunjukkan pada umumnya oleh tradisi Islam.

Di bawah ini beberapa alasan mengapa angka 114 adalah unik dalam matematika, ditemukan oleh para ilmuwan Muslim yang melakukan penelitian Al-Quran secara intensif.
Pertama ia membentuk angka yang terdiri dari 6 x 19 dan bilangan prima yang ke-114 adalah 619.
Perhatikan digitnya sama.
Kedua, ini yang luar biasa. Nomor surat pada Al-Quran, dari nomor 1 hingga 114, dapat dipecah menjadi 3 kelompok:

Baca Juga  Manfaat dan Harga Tanaman Porang 2021

Kelompok Pertama :
Kita sebut sayap kiri, adalah kelompok dimana nomor suratnya dapat dibagi habis oleh angka 2, tetapi tidak dapat dibagi oleh angka 3. Misalnya nomor surat 2, 4, 10, 14, …..112.

Kelompok Ke-dua :
Disebut batang tubuh, adalah kelompok yang nomor suratnya habis dibagi oleh angka 3.
Misalnya; nomor 3, 6, 9, 12, …….. 114.

Kelompok Ke-tiga :
Disebut sayap kanan, kelompok surat dimana nomornya tidak dapat dibagi oleh angka 2 dan 3, atau sisa kelompok 1 dan 2.
Misalnya nomor surat ; 1, 5, 7, 11, 13, ……..113. Masing-masing kelompok ini akan tepat terdiri dari 38 surat, pasti. Tabel lengkap Nomor surat sayap kiri, 38 surat.
Bernomor : 1, 4, 5, 8, 10, 14, 16, 20, 22, 26, 28, 32, 39, 40, 44, 46, 50, 52, 56, 58, 62, 64, 70, 73, 74, 80, 82, 86, 88, 92, 94, 98, 100, 104, 106, 110, 112, 113. jumlah bilangan total adalah = 2.166 atau 114 x 19.

Nomor Surat Batang tubuh, 38 surat bernomor :
3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30, 33, 36, 39, 42, 45, 48, 51, 54, 57, 60, 63, 66, 69, 72, 75, 78, 81, 84, 87, 90, 93, 96, 99, 102, 105, 108, 111, 114. jumlah bilangannya total = 223 atau 117 x 19.

Adapun nomor surat sayap kanan : 38
nomor suratnya adalah ; 5, 7, 11, 13, 15, 17, 19, 23, 25, 29, 31, 35, 37, 41, 43, 47, 49, 53, 55, 59, 61, 65, 67, 71, 73, 77, 79, 83, 85, 89, 91, 95, 97, 101, 103, 107, 109, 113. jumlah bilangan adalah = 2.166 atau 114 x 19.

Baca Juga  Contoh Bon Faktur,Ini Perbedaanya Dengan Kwitansi

Perhatikan ini adalah bentuk serupa dengan kupu-kupu, kedua sayapnya simetris sempurna sama-sama 115 x 19 , batang tubuhnya 117 x 19. Bayangkan adakah buku teologis atau buku apapun, dalam bahasa apapun yang disusun serupa ini?.

Kembali merujuk Al-Qur’an dengan keistimewaan angka 114.

Kita dapat menjawab ; misalnya mengapa surat Al-Anfal (8) dan surat At-Taubah (9) dipisahkan, walaupun tidak ada bacaan bismillah (kalimat pendahulu) pada surat nomor 9.

Sebab salah satu alasan kalau kedua surat tadi digabung, maka Al-Qur’an hanya terdiri dari 113 surat. Walaupun isi kedua surat tadi, menurut sejumlah Ulama, layak menjadi hanya satu surat. Bahkan John Wansbrough ahli dunia Timur tahun 1977 dalam bukunya “Quranic Studies” dengan berani menyimpulkan bahwa salah satu bukti ketidak sempurnaan susunan isi al-Qur’an.
Ada dua syarat yang isinya “tepat” saling menyambung tidak digabung menjadi satu surat.
Namun sekarang pembaca akan mengetahui, dengan hanya 113 surat, semua keajaiban susunan al-Qur’an akan “runtuh”.

Semua bukti ontentitasnya matematis tidak ada. Biar bagaimanapun angkanya harus 114 harus hadir – menunjukkan keindahan mushaf (sususan), “akan menambah keimanan bagi orang-orang yang beriman”. Sesungguhnya Firman-Nya dalam surat The Enwrapped (QS 74 : 31) – dan semua berhubungan dengan bilangan prima abgka 19, pada akhirnya.

Demikian sekelumit angka-angka Ajaib dalam Al-Qur’an. Semoga dapat menambah keyakinan kita untuk lebih patuh lagi dalam beribadah menjalankan yang diperintah dan meninggalkan yang dilarang-Nya. Aamiin…

Cart
  • No products in the cart.