kembali Blog Calon Walikota Semarang 2024

Calon Walikota Semarang Paling Potensi di 2024

Walikota Semarang 2024
Calon Wali Kota Semarang dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Pribadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita), sujud syukur bersama tim pemenangan. Keduanya mengklaim menang meski proses hitung cepat Pilkada Kota Semarang 2020 belum rampung.
Hendi-Ita dan tim pemenangan sujud syukur di rumah Hendi, Jalan Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang.
"Sudah masuk 90 persen suara tercatat Hendi-Ita yang didukung partai di Semarang dan relawan, hasil real count mengumpulkan data dari saksi di lapangan alhamdulillah tercatat 91,6 persen. Ini masih ada 500 TPS yang masih ditunggu. Semoga saat KPU saat merilis mudah-mudahan tidak ada beda," kata Hendi di rumahnya, Rabu (9/12/2020).
"Kami ucapkan terima kasih kawan-kawan partai pendukung, teman-teman relawan, serta seluruh masyarakat. Selama kampanye alhamdulillah bisa menjaga toleransi, tenggang rasa saling menghormati," imbuhnya - Calon Walikota Semarang 2024.
Walikota Semarang 2024
Sementara itu, ketua tim sukses Hendi-Ita, Kadarlusman atau Pilus mengatakan Pilkada Kota Semarang 2020 berjalan lancar. Perolehan suara dari hitung cepat pun sesuai target. Selain itu tingkat kehadiran pemilih juga tidak terlalu terpengaruh pandemi.
"Pandemi? Kenyataannya partisipasi baik. Mereka tidak ragu-ragu datang ke TPS dengan tingkat kehadiran 72 persen," kata Pilus.
"Maturnuwun kepada seluruh masyarakat, partisipasinya luar biasa. Melebihi saat Pilwalkot 2015. Ini menjadi semangat untuk bergerak bersama menjadi Semarang semakin hebat," imbuh Ita.
Calon Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memilih berkampanye di rumah karena makin banyaknya aturan kampanye di masa pandemi virus Corona atau COVID-19. Kampanye di rumah tersebut tetap dalam pengawasan Panwaslu.
Jika biasanya kandidat mendatangi warga untuk kampanye, kali ini warga yang datang ke rumah Hevearita atau Ita di Banyumanik, Semarang. Tidak hanya sekedar berkampanye, acara di rumah Ita tersebut juga pelatihan urban farming.
Walikota Semarang 2024
Dari pantauan detikcom, ada 15 peserta mengikuti pelatihan bersama instruktur tentang menanam sayur dan sebagainya dengan berbagai media dan lahan sempit. Kegiatan digelar di tempat terbuka di bagian tengah rumah Ita.
Sebelum pelatihan berakhir, Ita ikut membaur dan berbincang. Ketika berbincang itulah ia menyampaikan kampanye-kampanye dan menanyakan keluh kesah warga yang hadir. Bahkan ada yang bertanya soal Pilwalkot Semarang 2020 yang hanya diikuti satu paslon, Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Terlihat anggota Pengawas Pemilu Kecamatan Banyumanik ikut memantau jalannya acara. Ketika Ita akan memberikan alat peraga kampanye, Panwaslu mendokumentasikan karena memang harus sesuai aturan.
"Urban Farming ini sejak Juni, sejak ada instruksi Bu Megawati untuk memberikan pelatihan untuk kedaulatan pangan, minimal di rumah tangga bisa memenuhi kebutuhan saat pandemi. Awalnya hanya hari Selasa dan Kamis," kata Ita ditemui di rumahnya, Senin (5/10/2020).
"Tadinya tidak diperhitungkan untuk kampanye. Jadi akhirnya dimanfaatkan untuk kampanye karena peminatnya banyak dan ditambah harinya Senin, Rabu, Jumat," imbuhnya.
Protokol kesehatan dilakukan dengan cek suhu tubuh saat masuk, disediakan hand sanitizer, dan peserta tidak boleh lebih dari 15 orang. Ita mengakui harus sering mengingatkan soal jaga jarak, petugas Panwas yang datang pun juga terlihat beberapa kali mengingatkan peserta.
"Paling sering ingatkan soal jaga jarak, tapi alhamdulillah selama ini peserta mau memakai masker," ujarnya.
Ita mengatakan ternyata kampanye seperti yang dia lakukan cukup efisien karena peserta yang datang cukup bangga bisa berinteraksi secara pribadi kemudian diceritakan ke keluarga atau komunitas.
"Ini tadi yang hadir dari komunitas UMKM, kita foto bareng kemudian saya endorse produk mereka di Instagram saya, mereka senang. Mereka posting di media sosial mereka, banyak yang melihat, justru efisien, tidak keluar biaya banyak dan bisa tetap di rumah," jelasnya.
Wakil Wali Kota petahana Semarang itu bahkan tidak menyebar undangan khusus untuk mendatangkan peserta melainkan dari mulut ke mulut. Ita juga tidak membatasi yang hadir harus warga yang mendukungnya.
"Biasanya kalau kampanye mendatangi, ini malah didatangi warga. Yang tadinya tidak diperhitungkan untuk kampanye, sekarang jadi andalan kampanye," kata Ita.
Sementara itu anggota Panwascam Banyumanik, Wahyu Adi Pamungkas mengatakan kegiatan di rumah Ita sudah mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye. Kegiatan dalam sehari ada dua kali, pagi dan sore.
"STTP ada, dan harus ada rekomendasi protokol kesehatan dari Dinas Kesehatan. Ya ini saya mengawasi setiap ada kegiatan di sini. Sesuai PKPU kegiatannya ini peserta di bawah 50 orang dan dilakukan di dalam gedung atau bangunan," ujar Wahyu.
Selama kegiatan kampanye berlangsung, Panwascam belum menemukan pelanggaran termasuk soal alat peraga kampanye (APK). Jika memang ada pelanggaran maka akan ada peringatan.
Untuk diketahui, Ita merupakan calon Wakil Wali Kota Semarang yang kembali maju Pilwalkot Semarang bersama Hendrar Prihadi. Untuk Hendrar atau Hendi, punya cara berkampanye dengan virtual yaitu interaksi warga dengan Hendi lewat layar besar yang mendatangi perkampungan.
3+ Calon Walikota Semarang Terbaik Tahun 2024,ini dia 3 nama calon walikota semarang yang memiliki potensi menjadi walikota semarang di tahun 2024 yang memiliki reputasi terbaik
Pasangan petahana Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) resmi tanpa lawan di Pilwalkot Semarang. Hendi-Ita menempati posisi kiri pada kertas pemilihan.
Hal itu diketahui setelah pengundian tata letak yang digelar KPU Kota Semarang di Hotel Patra Semarang, Kamis (24/9). Pengundian dilakukan menggunakan dua bola pingpong yang dimasukkan dalam mangkuk kaca. Hendi yang mengambil bola tersebut mendapatkan bola dengan tulisan sebelah kiri.
Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom mengatakan posisi kiri yang dimaksud yaitu posisi kiri pemilih, karena jika dilihat dari sisi kertas suara memang berada di sebelah kanan.
Ia menjelaskan ada yang berbeda dari acara pengundian tata letak hari ini dibanding tahapan yang sudah berjalan sebelumnya. Hal itu terkait peserta yang hadir karena ada PKPU Nomor 13 tahun 2012 terkait siapa saja yang boleh hadir, sehingga suasana cukup lengang di lokasi pengundian.
"Awalnya akan undang pimpinan parpol, namun sesuai PKPU Nomor 13 yang baru itu memang ada pembatasan siapa yang boleh hadir, semua bisa memahami," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Hendi mengatakan dia tidak mempermasalahkan posisi fotonya di sebelah kiri. Dia mengungkap dirinya dan Ita kini sedang mempersiapkan untuk cuti dari jabatan Wali Kota dan Wakil Walkot Semarang selama kampanye.
"Kanan kiri saya tidak masalah. Hari ini adalah hari kantor saya terakhir karena mesti cuti. Besok saya dengan bu wakil sepakat menyerahkan tanggung jawab kepada Pj, termasuk aset-aset milik pemkot kembalikan ke pemkot," kata Hendi.
Untuk diketahui, Hendi-Ita tanpa rival dalam Pilwakot Semarang 2020 karena mereka didukung semua partai di Kota Semarang yaitu PDIP, Gerindra, Demokrat, NasDem, Golkar, PKB, PSI, dan PKS. Kemudian ada juga partai pendukung nonparlemen yaitu PPP, PKPI, Berkarya, PBB, dan Hanura